Postingan

TUGAS PAI KELAS 9

Gambar
 1. Tugas pertama lihatlah video materi  BAB 1 dibawah  ini:  ** kalau tidak muncul dilayar klik LINK dibawah ini:** https://youtu.be/Pkv7HZDJw6Q 2. Tugas kedua isilah Link dibawah ini, pastikan kalian sudah klik KIRIM! https://forms.gle/m1hHUbK67Qkrv68n8

BERSIKAP JUJUR DAN JANJI

  Pengertian Jujur: Arti, Manfaat, Jenis, dan Contoh Perilaku Jujur Apa yang dimaksud dengan jujur ( honest )? Secara umum,  pengertian jujur  adalah suatu aspek karakter dan moral manusia yang berbudi luhur dimana seseorang yang memiliki karakter tersebut pasti memiliki integritas, kejujuran, adil, tulus, setia, dan dapat dipercaya oleh orang lain. Pendapat lain mengatakan arti jujur adalah suatu bentuk kesesuaian sikap antara perkataan yang diucapkan dengan perbuatan yang dilakukan oleh seseorang. Dengan kata lain, seseorang dapat dikatakan jujur ketika ia mengucapkan sesuatu sesuai dengan yang sebenarnya, dan bertindak sesuai dengan yang seharusnya. Pada dasarnya setiap manusia memiliki sifat jujur di dalam dirinya. Namun, untuk membentuk perilaku jujur, setiap orang harus dilatih sejak masih kanak-kanak sehingga perilaku tersebut menjadi sebuah kebiasaan. Pengertian Jujur Menurut Para Ahli Agar lebih memahami apa itu jujur, maka kita dapat merujuk pada pendapat bebera...

Foto Logo UF MOSLEM

Gambar

PENDIDIAKAN AGAMA ISLAM SMPN 1 MERTOYUDAN

Gambar
PROFIL SMPN 1 MERTOYUDAN oleh : Prayoga

Ebook Offline Buletin Al-Ilmu | Artikel As-Sunnah

Ebook Offline Buletin Al-Ilmu | Artikel As-Sunnah

fitnah wanita

Gambar
KISAH CINTA ABDURRAHMAN BIN ABU BAKR Pada suatu hari Abdurrahman bin Abi Bakar  radhiallahu ‘anhu bepergian ke Syam untuk berniaga. Di tengah jalan, ia melihat seorang wanita berbadan semampai, cantik nan rupawan bernama Laila bintu Al Judi. Tanpa diduga dan dikira, panah asmara Laila melesat dan menghujam hati Abdurrahman bin Abi Bakar radhiallahu ‘anhu. Maka sejak hari itu, Abdurrahman radhiallahu ‘anhu mabok kepayang karenanya, tak kuasa menahan badai asmara kepada Laila bintu Al Judi. Sehingga Abdurrahman radhiallahu ‘anhu sering kali merangkaikan bair-bait syair, untuk mengungkapkan jeritan hatinya. Berikut di antara bait-bait syair yang pernah ia rangkai: Aku senantiasa teringat Laila yang berada di seberang negeri Samawah Duhai, apa urusan Laila bintu Al Judi dengan diriku? Hatiku senantiasa diselimuti oleh bayang-bayang sang wanita Paras wajahnya selalu membayangi mataku dan menghuni batinku. Duhai, kapankah aku dapat berjumpa dengannya, Semoga bersama kafilah haji, i...